Friday, May 28, 2010

BISEKSUAL

Biseksual adalah wanita dan pria yang tertarik secara seksual atau erotik kepada anggota dari kedua jenis kelamin. Biasanya - tapi tidak selalu - orang biseksual terlibat dalam aktivitas seksual dengan partner dari kedua jenis kelamin. Istilah prokem yang mengacu kepada orang biseksual adalah AC/DC (berdasarkan istilah yang dipakai untuk menggambarkan dua jenis arus listrik), 'pemukul-berganti' (istilah bisbol yang menjelaskan pemukul yang memukul dari sisi manapun, tergantung siapa yang melempar), atau orang yang 'berayun ke dua arah' (ungkapan bisbol lainnya, tapi bisa

juga berhubungan dengan ayunan sebagai tingkah-laku seksual).

Dibandingkan dengan heteroseksualitas dan homoseksualitas, sangat sedikit studi ilmiah yang telah dilakukan atas biseksual. Berdasarkan studi yang telah dilakukan, tampaknya orang biseksual bukan orang-orang yang kecenderungan dasarnya homoseksual tapi yang juga memiliki sebagian perilaku seks heteroseksual. Merekapun bukan orang-orang yang kecenderungan dasarnya heteroseksual, tapi yang juga menikmati perilaku seks homoseksual. Juga, pada dasarnya, mereka bukan orang-orang yang - pada satu tahap dalam hidup mereka - terlibat dalam tingkah-laku seksual dengan orang dari satu jenis kelamin dan lalu pada tahap lain, terlibat dalam tingkah laku seksual dengan orang dari jenis kelamin lainnya, walau pola perubahan berkesinambungan ini terkadang disebut biseksual transisional. Namun, seorang biseksual lebih merupakan orang yang tertarik secara seksual kepada orang-orang dari kedua jenis kelamin selama masa waktu yang bersamaan dalam hidup mereka.

Diperkirakan bahwa orang mendapatkan dan mengalami kejadian biseksual ini dalam beberapa cara yang berbeda. Bagi sebagian orang hal ini berawal sebagai satu bentuk percobaan untuk menambahkan percikan ke dalam kehidupan seksual mereka, namun itu tidak menjadi arena utama aktivitas seksual. Bagi yang lain itu adalah pilihan yang mereka sengaja untuk berpartisipasi dalam apapun yang terasa paling nyaman saat itu.

Ada tiga keadaan tertentu yang telah dianggap mendorong timbulnya biseksual:

Percobaan seksual dalam hubungan antara sahabat baik cukup umum di antara wanita dan bisa pula terjadi antara dua pria berteman baik, atau seorang pria homoseks dapat mengembangkan hubungan seksual dari hubungan yang biasa, namun bersahabat, dengan seorang wanita.

Seks berkelompok adalah tempat lain untuk percobaan biseksual. Akhirnya, beberapa orang mengambil filosofi biseksual sebagai hasil pertumbuhan sistim kepercayaan pribadi. Misalnya, seorang wanita yang selama ini aktif dalam gerakan wanita menemukan bahwa mereka menjadi dekat dengan wanita lain lewat pengalaman dan

menerjemahkan kedekatan ini ke dalam ekspresi seksual. Pria biseksual mungkin mengalami ketertarikan homoseksual dan terlibat dalam pengalaman homoseksual sebelum mereka menjadi sadar akan seksualitas ganda mereka. Bagi wanita, kecenderungannya adalah untuk mengalami heteroseksualitas terlebih dulu.

Walau orang-orang dengan kecenderungan biseksual tidak begitu saja bisa cocok dengan bentuk manapun, ada beberapa pola yang mungkin berlaku untuk banyak biseksual. Beberapa pria dan wanita tampaknya mengalihkan pilihan pasangan seks mereka secara acak, tergantung persediaan dan keadaan. Beberapa telah melakukan hubungan dalam bentuk ini, mencari pasangan dari jenis kelamin alternatif saat

hubungan yang sekarang berakhir. Pada kasus lain, seorang biseksual mungkin memiliki hubungan bersamaan dengan pria dan wanita sekaligus. Penyelewengan selama hubungan tetap dapat juga digunakan untuk mengekspresikan kecenderungan biseksual seseorang. Hampir selalu - yang mana pun dari pola-pola ini yang berlaku - orang dengan kecenderungan biseksual memiliki kecenderungan ke arah hubungan dengan satu jenis kelamin daripada lainnya. Para peneliti yang telah mempelajari seksualitas ganda wanita mencatat bahwa beberapa wanita yang menyebut diri mereka biseksual berkata bahwa mereka mempunyai beberapa kebutuhan emosional yang

paling baik dipenuhi oleh pria dan beberapa lainnya yang paling baik dipenuhi wanita. Beberapa pria biseksual memberi alasan ini juga, tapi jauh lebih sering pria biseksual menjelaskan gaya hidup seksualnya dalam istilah kebutuhan akan variasi dan kreatifitas.

Orang biasanya mengetahui kecenderungan biseksual mereka pada masa dewasa dibanding dengan heteroseksual dan homoseksual. Mayoritas orang meniru kehidupan heteroseksual dan berpindah ke dalam hubungan biseksual tanpa secara sadar atau tanpa memikirkan sebelumnya.

Kebanyakan individu yang menyadari ketertarikan mereka pada jenis kelamin yang sama mencoba mengingkari minat mereka dan mencoba menyesuaikan diri untuk sementara dengan gaya hidup heteroseksual yang lebih diterima di masyarakat. Biasanya waktu masa remaja ada konflik batin yang semakin meningkat tentang kesukaan seksual mereka yang barangkali tidak dapat diselesaikan penuh sampai masa dewasa. Karena umumnya orang, bahkan orang dengan minat biseksual, dianggap

sebagai heteroseksual atau homoseksual, orang-orang ini tampaknya bergumul untuk waktu yang lebih lama, mencoba menyesuaikan diri dengan salah satu gaya hidup atau yang lain. Umum bagi orang-orang untuk sudah cukup jauh memasuki usia 20-an atau 30-an sebelum menerima kecenderungan biseksual mereka. Definisi masyarakat akan apa yang normal, layak, benar, dan alami memiliki pengaruh besar atas bagaimana perasaan orang biseksual tentang orientasi seksual mereka. Oleh karena pandangan negatif terhadap biseksualitas, tidak heran bila pria dan wanita dengan kecenderungan biseksual merasa terasing dari dan ditekan oleh baik komunitas heteroseksual dan homoseksual. Bagi mereka, hal ini dapat menimbulkan pertanyaan yang serius tentang identitas seksual mereka. Orang-orang biseksual memiliki masalah sama dengan orang homoseksual dalam 'keluar' ke masyarakat dan memberi tahu kecenderungan mereka

kepada keluarga dan teman-teman.

Seseorang yang biseksual mungkin seringkali menemukan bahwa lebih sulit untuk memulai dan mempertahankan hubungan daripada orang heteroseksual atau homoseksual. Karena orang biseksual berbeda dan orang sering salah sangka, mereka yang tidak memiliki kecenderungan itu mungkin menolak atau merasa bahwa persahabatan dengan orang yang cenderung biseksual tidak bisa bertahan atau memuaskan. Kecemburuan, yang bisa menjadi masalah dalam hubungan apapun, terutama mungkin terjadi dalam hubungan dengan salah satu pasangan biseksual. Ancaman akan kompetisi yang begitu menyebar itu dapat menjadi sangat menekan

bagi pasangan yang tidak yakin akan hubungan mereka. Masih jauh lebih banyak yang bisa dipelajari tentang alam biseksual, dan barangkali, selagi orang biseksual menjadi lebih diterima di masyarakat, studi ilmiah akan menambahkan informasi baru pada apa

yang telah diketahui sekarang.