Monday, July 12, 2010

Desahan & Erangan Erotis Pembangkit Libido

KONON libido seseorang akan meningkat ketika melakukan hubungan intim yang dibarengi dengan tindakan verbal dari pasangan. Biasanya ada rasa bangga ketika mendengar pasangan merintih, mendesis atau mengerang, dan menyebutkan nama pasangannya dalam ajang persetubuhan itu.

Mengenai hal tersebut, A Kasandra Putranto Psi, psikolog dari PT Kasandra Persona Prawacana membenarkannya.

"Tindakan verbal yang dilakukan pasangan pada saat melakukan hubungan intim dapat membangkitkan libido semakin tinggi. Karena pada saat persenggamaan itu terjadi, masing-masing telah melupakan masalah pekerjaan kantor atau dapur dan anak," papar Kasandra ketika dihubungi okezone melalui telepon genggamnya, Kamis (21/2/2008).

Namun, lanjutnya, akan menimbulkan efek berbeda bila frekuensi masing-masing pasangan tidak sebanding. Di mana ketika hanya pasangan pria atau wanita saja yang kreatif, tapi pasangan lain tidak mengekspresikannya menjadi sebuah kenikmatan. Hal itu justru akan menimbulkan hubungan seksual terasa kaku.

"Yang menimbulkan ekspresi berupa tindakan-tindakan verbal itu adalah karena masing-masing pasangan punya frekuensi sama atau paling tidak memiliki pikiran yang sama," ungkap wanita bersahaja ini.

Menurutnya lagi, tak bisa dimungkiri bahwa mayoritas pria memang lebih sering melakukan tindakan verbal karena mereka lebih ekspresif daripada kaum Hawa. Selain itu, tindakan verbal dirasakan pria mampu membangkitkan jeritan orgasme. Sementara kebanyakan perempuan lebih menyukai kegiatan seks yang selalu melihat pada sebuah norma.

Meski demikian, Kasandra melihat kondisi tersebut tidak sama pada setiap orang. Setiap individu memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda.

"Jadi melihat pada preferensi dan sejauh mana seorang pasangan mengetahui pasangannya masing-masing," tutur Kasandra.

Masih menurutnya, hal mendasar yang harus dipahami masing-masing pasangan adalah meyakini bahwa seks harus dilakukan secara alami dan spontan. Namun dalam prosesnya tidak menutup kemungkinan bagi masing-masing pasangan untuk menciptakan teknik-teknik bercinta yang lebih bervariasi. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari rasa bosan dan jenuh selama di tempat tidur.

"Jadi, kalau memang pasangan tidak bisa, jangan takut untuk belajar agar gairah seks tetap membara," tukasnya. Anda sudah siap menerima tantangan?

Undergoing MyBlogLog Verification